Jump to content

Search the Community

Showing results for tags 'world cup'.

  • Search By Tags

    Type tags separated by commas.
  • Search By Author

Find results in...

Find results that contain...


Date Created

  • Start

    End


Last Updated

  • Start

    End


Filter by number of...

Joined

  • Start

    End


Group


About Me

Found 1 result

  1. Meski tak lolos di Piala Dunia 2022, ternyata China menjadi sponsor terbesar di Piala Dunia 2022. Bahkan, nilai sponsor yang digelontorkan deretan perusahaan asal China di kompetisi tersebut, mengalahkan AS. Disebutkan, jika nilai sponsor China mencapai US$1,4 miliar atau sekitar Rp21 triliun (kurs Rp15.000), sedangkan AS sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp15 triliun. Sponsor China telah mengumpulkan US$1,395 miliar atau sekitar Rp21 triliun, melampaui AS yang hanya menggelontorkan dana US$1,1 miliar atau sekitar Rp17 triliun, demikian menurut GlobalData, perusahaan analisis dan konsultasi data yang berbasis di London dilansir dari AlJazeera. Empat perusahaan China bahkan menjadi sponsor resmi Piala Dunia 2022 yakni Wanda Group, Vivo, Mengniu Dairy, dan Hisense. Ini adalah perusahaan besar dengan pendapatan miliaran dolar dengan memiliki ribuan karyawan. Wanda Group, konglomerat perusahaan real estate yang didirikan pada tahun 1988, dan Mengniu, salah satu produsen susu terbesar di China, masing-masing telah masuk daftar Fortune 500 beberapa kali. Sponsor China terbesar di Qatar sejauh ini adalah Wanda Group, salah satu dari tujuh Mitra resmi FIFA bersama Coca-Cola, Adidas, Hyundai, Kia, Qatar Airways, QatarEnergy, dan Visa. Konglomerat yang berbasis di Beijing, yang memiliki investasi di bidang real estat, hiburan, media, manufaktur, dan jasa keuangan, telah berkomitmen untuk memberikan sponsor sebesar US$850 juta sebagai bagian dari kesepakatan 15 tahun yang mencakup semua acara Piala Dunia hingga tahun 2030, menurut GlobalData. Vivo, perusahaan elektronik konsumen yang berbasis di kota selatan Dongguan, menghabiskan sekitar US$450 juta sebagai bagian dari kesepakatan enam tahun yang mencakup Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018. Total pendapatan yang dianggarkan untuk tahun 2022 adalah USUS$4.666 juta. Jumlah tersebut terdiri dari lima kategori pendapatan utama. Penjualan hak siar televisi memberikan kontribusi terbesar dengan 56 persen dari total pendapatan dan berjumlah US$2.640 juta. Pendapatan sponsor (hak pemasaran) berada di urutan kedua dengan US$1.353 juta dan memberikan kontribusi sebesar 29 persen. Hak keramahtamahan dan penjualan tiket, hak lisensi, serta pendapatan dan penghasilan lainnya berjumlah US$673 juta. Sementara itu, total investasi, dengan kata lain biaya, yang dianggarkan untuk Piala Dunia FIFA 2022 Qatar adalah US$1.696 juta. Penurunan dibandingkan dengan US$1.824 juta biaya yang dikeluarkan untuk Piala Dunia FIFA 2018 Rusia.
×
×
  • Create New...

We reject everyone who uses adblock and this is our way of keeping Ngobas active. If you support us, it would be nice for you to access it without using AdBlock.

Disable AdBlock