Jump to content

OpenAI Rilis Versi Berbayar ChatGPT Professional dengan Fitur-Fitur Lebih Lengkap


Eksekutor
 Share

Recommended Posts

615474354_OpenAI.thumb.jpg.64e03c9bf4b2ff6d5cbe43c848ae7974.jpg

OpenAI, perusahaan yang menaungi ChatGPT, mengatakan pihaknya "mulai memikirkan cara memonetisasi ChatGPT" sebagai salah satu cara untuk "memastikan kelangsungan jangka panjang" ChatGPT. Mereka berencana untuk membuat versi berbayar dari platform ini yang disebut ChatGPT Professional.

Platform ini akan memiliki fitur-fitur yang tidak tersedia pada versi gratis, seperti jaminan "no blackout", tidak ada pelambatan, dan kapasitas pesan yang lebih banyak. OpenAI saat ini diketahui tengah membuat waitlist yang diposting di server Discord. Waitlist tersebut berisi berbagai pertanyaan tentang preferensi pembayaran termasuk berapa harga ChatGPT per bulan yang menurut Anda terlalu mahal.

Siapa pun dapat mendaftar untuk uji coba ChatGPT Professional, dengan mengisi formulir waitlist ini. Namun, OpenAI memuat catatan bahwa "ini adalah program eksperimental awal yang dapat berubah, dan kami tidak membuat akses pro berbayar tersedia secara umum saat ini." Waitlist tersebut juga memuat beberapa keistimewaan yang akan didapat pengguna ChatGPT Professional nantinya, mulai dari jaminan "no blackout", tidak ada pelambatan, hingga pesan tidak terbatas atau setidaknya dua kali lipat lebih banyak dari batasan reguler.

ChatGPT diketahui memiliki lebih dari satu juta pengguna pada awal Desember. Namun, ini adalah layanan yang mahal untuk dijalankan, sehingga ketersediaanya secara gratis tentu membebani perusahaan. Menurut salah satu pendiri dan CEO OpenAI Sam Altman, biaya operasional ChatGPT cukup berat, beberapa sen dolar per obrolan dalam total biaya komputasi.

Lebih lanjut, Microsoft berencana untuk berinvestasi sebesar US$10 miliar atau sekitar Rp150 triliun. Kini OpenAI berada di bawah tekanan untuk menghasilkan keuntungan pada produk seperti ChatGPT sebelum investasi tersebut direalisasikan. OpenAI sendiri memperkirakan dapat menghasilkan US$200 atau Rp3 miliar pada 2023. Angka ini cukup kecil dibandingkan dengan lebih dari US$1 miliar yang telah diinvestasikan dalam Microsoft pada startup ini.

  • Like 1
Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

 Share

×
×
  • Create New...

We reject everyone who uses adblock and this is our way of keeping Ngobas active. If you support us, it would be nice for you to access it without using AdBlock.

Disable AdBlock